Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pendonor Darah Keluhkan Tak Dapat Puding di UTD RSUDYA Tapaktuan, Rumah Sakit Akui Sempat Terkendala
Advertisement . Scroll to see content

Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan : Perambahan Hutan Berpotensi Terjadi Konflik Satwa Dengan Manusia

Kamis, 12 Juni 2025 | 19:29 WIB
  • author Ichdar Ifan
Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan : Perambahan Hutan Berpotensi Terjadi Konflik Satwa Dengan Manusia
Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan : Perambahan Hutan Berpotensi Terjadi Konflik Satwa Dengan Manusia.(iNews / Ichdar Ifan).

"Dari total luas kawasan TNGL, sebanyak 143.347,32 hektar berada di Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I dengan pembagian 2 Seksi kerja yaitu Kabupaten Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan seluas 79.241,78 hektar," ujar Kamarud Zaman dihadapan peserta di Aula BPTN Tapaktuan, Kamis (12/6/2025).

Menurut Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan, ancaman perambahan hutan, penggundulan dan pembukan lahan Perkebunan, berpotensi terjadi konflik satwa dengan manusia disebabkan habitat satwa terganggu. Padahal TNGL di Aceh Selatan adalah paru-paru dunia.

"Ancaman lain, menurunnya fungsi hutan lindung, baik hutan produksi, lindung dan konservasi sebagai penyangga ekosistem akan mengakibatkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Sesungguhnya, bencana ini akibat kurangnya kesadaran masyarakat penting menjaga kelestarian hutan," ujarnya.

Tegas disampaikan saat ini kondisi TNGL mengalami tekanan dan ancaman serius yang mengganggu keutuhan dan pelestariannya disebabkan aktivitas illegal logging, perambahan hutan hingga ekspansi tanaman Perkebunan dibuktikan dengan dikeluarkan Sertifikat Hak Milik (SHM) sebanyak 127 sertifikat di kawasan TNGL.

Editor: Jamaluddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut